SALING MENGASIHI DALAM KELUARGA
"Aku memberikan perintah baru kepada kamu, yaitu supaya kamu saling mengasihi; sama seperti Aku telah mengasihi kamu, demikian pula kamu harus saling mengasihi. Dengan demikian semua orang akan tahu bahwa kamu adalah murid-murid-Ku, yaitu jikalau kamu saling mengasihi."
(Yohanes 13:34-35)
Hidup saling mengasihi harus dimulai dalam keluarga.
Saling mengasihi dalam keluarga merupakan bagian dari ketaatan orang percaya kepada perintah Tuhan.
Keluarga Kristen hendaknya memancarkan kasih Allah kepada dunia melalui sikap saling mengasihi di antara anggota keluarga: suami mengasihi istri, istri mengasihi suami, orang tua mengasihi anak, dan anak mengasihi orang tua.
Kasih dalam keluarga membuat keluarga hidup harmonis, rukun, dan diberkati Tuhan.
Bagaimana keluarga kita menerapkan hidup saling mengasihi satu dengan yang lain?
1. MENGASIHI LEWAT SIKAP SALING MENGHORMATI
Roma 12:10
"Hendaklah kamu saling mengasihi sebagai saudara dan saling mendahului dalam memberi hormat."
Penerapannya dimulai lewat perkataan.
Berbicaralah dengan lembut, tidak merendahkan, dan tidak membentak.
Efesus 4:29
"Janganlah ada perkataan kotor keluar dari mulutmu, tetapi pakailah perkataan yang baik untuk membangun, supaya mereka yang mendengarnya beroleh kasih karunia."
2. MENGASIHI LEWAT PENGAMPUNAN
Kolose 3:13
"Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian."
Tanda kita telah mengampuni dengan sungguh adalah tidak lagi menyimpan kesalahan dan mau cepat berdamai setelah konflik terjadi.
Seperti Tuhan Yesus mengampuni dosa kita, demikian pula kita harus mengampuni orang yang bersalah kepada kita.
3. MENGASIHI LEWAT PERHATIAN NYATA
Galatia 6:2
"Bertolong-tolonganlah menanggung bebanmu. Demikianlah kamu memenuhi hukum Kristus."
Kasih bukan hanya teori atau kata-kata.
Kasih dinyatakan melalui tindakan nyata: mau mendengarkan, peduli, dan menolong anggota keluarga yang mengalami kesulitan atau pergumulan.
4. MENGASIHI LEWAT PENGORBANAN
Yohanes 15:13
"Tidak ada kasih yang lebih besar dari pada kasih seorang yang memberikan nyawanya untuk sahabat-sahabatnya."
Wujud kasih adalah kerelaan untuk berkorban.
Dalam keluarga, pengorbanan sering dimulai dari sikap mau mengalah agar konflik tidak semakin besar dan melukai sesama anggota keluarga.
Teladan terbesar adalah Tuhan Yesus yang rela menyerahkan nyawa-Nya untuk menyelamatkan kita.
5. MENGASIHI LEWAT DOA BERSAMA
Matius 18:19-20
"Jika dua orang dari padamu di dunia ini sepakat meminta apa pun juga, permintaan mereka itu akan dikabulkan oleh Bapa-Ku yang di sorga. Sebab di mana dua atau tiga orang berkumpul dalam nama-Ku, di situ Aku ada di tengah-tengah mereka."
Doa bersama menyatukan hati setiap anggota keluarga.
Melalui doa, kita saling menguatkan, saling mendoakan, dan menyerahkan setiap pergumulan keluarga kepada Tuhan.
Amin.
Selamat pagi. Selamat beraktivitas. Tuhan Yesus memberkati.
SALING MENGASIHI DALAM KELUARGA
Brenda Angel
28 Februari 2026
0 dibaca